Wawancara Eklusif Bersama Ketua DPC PBB Rohil Tentang Problem & Program

Spread the love

Tepakonline.com, ROHIL- Dalam proses pilkada serentak Tahun 2024, khususnya di Kabupaten Rohil, situasi politik agak memanas di Kabupaten Rohil. Untuk itu kami dari Pimpinan Redaksi media Tepakonline.com melakukan wawancara Eklusif bersama Ketua PBB Persatuan Batak Bersatu Kabupaten Rohil Eduard Manihuruk SH di kediamanya Jalan Imam Bonjol Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil, Jum’at 01/11/2024, Pukul 10.41 Wib.

Ketua DPC PBB Rohil Eduard Manihuruk SH ketika dikonfirmasi Pimpred Media Online Tepakonline.com mengatakan, Terimakasih Bang Toni Oktora Tambusai atas silahturahminya di kediaman kami ini.

“Adapun agenda besar kami dari PBB Rohil yaitu, problem dan program PBB selama beberapa Tahun terakhir ini. Terkait adanya video diduga media sosial yang lagi viral beberapa hari yang lalu, sehingga saya di laporankan ke pihak Bawaslu dan di Polres Rohil,” jelas Eduard Manihuruk SH.

Kemaren saya sudah di panggil pihak Bawaslu dan Polres Rohil, saya diperiksa selama Empat (4) Jam. Akhirnya laporan tersebut di hentikan oleh pihak Bawaslu Rohil.

“Karena saya sudah di tokohkan sebagai pemuda dan sebagai pemimpin saya harus memiliki karakter bersifat pemaaf. Tidak ada gading yang tak retak, terkait perbuatan yang viral dimedia sosial, sebenarnya itu sudah saya skrinshoot dan itu bisa di laporan, tetapi saya tidak mau memperpanjang persoalan yang bisa memperpecah persaudaraan kita di Bagan Batu,” ujar Eduard Manihuruk SH.

Terkait program PBB Di akhir Tahun, biasanya kami mengadakan kegiatan Natal yang ke 5 Natal Akbar yang jatuh pada Bulan Desembar. Tetapi kita gantikan kegiatan di Bulan Januari, Acara Tahun Baruan, Saya juga sudah buat surat pemberitahuan sudah saya buat.

Karena masa jabatan saya sebagai ketua DPC sudah habis di Bulan Januari 2025. Jadi, kepada seluruh pengurus ranting, PAC, DPC, yang bersedia untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPC pada Bulan Januari yang di lakukan secara musyawarah luar biasa dengan cara demokrasi, yang masing-masing PAC punya hak Lima orang dan DPC Lima orang.

“Siapapun bersedia yang mencalonkan diri sebagai ketua DPC, nantik kan di saksikan langsung oleh ketua Dewan Penasehat dan Pengurus PBB Provinsi Riau. Saya beri kesempatan kepada kaderisasi kepada calon-calon yang lain, Karena saya juga sudah berupaya membuat yang terbaik selama masa Jabatan saya,” ungkap Eduard Manihuruk SH.

Berkaitan dengan pilkada serentak, kemaren kami dapat undangan dari LAMR Rohil dan itu kita hadiri. Dan kita juga menjalankan intruksi dari Pak Kapolres Rohil, bagaimana pesta demokrasi pada Tanggal 27 November nantik berjalan dengan baik, lancar, aman dan kondusif.

“Kalau ada perbedaan pilihan, itu seni dalam demokrasi, Tapi jangan sampai persaudaraan kita pecah, kita harus jaga itu, Mari kita hormati setiap perbedaan, orang Batak tetap menjaga sebuah persaudaraan dan kekeluargaan, yang harus kita tanamkan dalam dirikita perbedaan itu adalah indah,” ucap Eduard Manihuruk SH.

Terkhusus juga untuk semua pengurus DPC PBB Rohil dan jajaran, Mari kita jaga Kamtibmas keamanan dan ketertiban di ditengah masyarakat. Terkait penentuan sikap kami dari PBB Rohil terhadap paslon Asset, selama saya menjabat Ketua DPC Rohil.

“Saya sudah menerima 2 Unit hibah Ambulance dari Pemda Rohil. Ambulan yang pertama itu ditempatkan di Bangko Pusako, dengan anggaran Rp. 350 Juta Rupiah. Ambulan yang ke 2 kita tempatkan di Bagansiapiapi,” papar Eduard Manihuruk SH.

Ambulan itu sangat membantu untuk menjalankan program sosial PBB, dan kalau kami hitung sesuai dengan data, sejak diberikan Ambulan itu, sudah hampir 200 yang telah di angkat, baik orang yang meninggal dunia maupun orang sakit, semua itu ada catatannya. Saya bersama pengurus bersama Sekretaris menentukan sikap, inilah sebagai bentuk balas budi kami,” imbuh Eduar Manihuruk SH.

“Kami berharap dengan sikap politik yang kami tentukan, siapapun dia, saudara-saudara kita, kami mohon dihormati. Karena apa yang kami terima selama beliau menjabat sebagai Bupati itu semua untuk kepentingan umum, tidak ada kepentingan pribadi,” tutur Eduard Manihuruk SH. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *