
ROHIL, Tepakonline.com- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melaksanakan Festival Pangan Lokal dalam lomba Cipta Menu Tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2024.
Dengan tema, Sehat Bahagia dengan Pangan Lokal” Kenyang Tidak Harus Nasi”, cegah sunting dengan pola makan bergizi seimbang dan aman. Beragam, Bergizi Simbang dan Aman (B2SA).
Acara di pusatkan di depan kantor (DKPP) Jalan Komplek Perkantoran Batu 6 Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi, Propinsi Riau, Selasa (13/8/2024).
Turut hadir, Sekda Rohil H. Fauzi Efrizal, Asisten I H. Ferry H Parya, OPD Ketua TP PKK Rohil Sanimar Afrizal Sintong, Persit, Jalasenastri, Adiyaksa Dharmakarini, Bhayangkari dan Camat se-kabupaten Rohil.
Sekda Fauzi Efrizal menjelaskan, pada hari ini kita melakukan kegiatan lomba cipta menu bahan baku lokal di laksanakan oleh DKPP bekerjasama dengan tim penggerak PKK.
Dan tentunya kegiatan ini kita berharap ibu-ibu PKK kecamatan yang ada di kabupaten Rohil lebih memiliki inovasi inovasi dalam mengolah makanan yang bergizi bagi anak-anak kita. Terutama di kalangan rumah tangga kita.
Untuk itu, gizi di kala rumah tangga adalah peran serta daripada ibu penggerak PKK melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap keluarga-keluarga di setiap Kecamatan dan ini juga adalah upaya untuk memberantas menurunkan angka stunting.
Penurunan angkatan stuting di Rohil tentunya dalam kegiatan seperti ini. Tidak hanya sebatas perlomba saja yang kita laksanakan di setiap tahunnya, tetapi ini lebih melakukan edukasi pembelajaran tentunya bagi ibu-ibu rumah tangga yang ada di masyarakat Rohil.
Kadang-kadang sasaran untuk pemberian makanan bergizi adalah di usia umur 7 tahun sampai 9 tahun,”ujar Fauzi.
Menyajikan menu makanan bervariasi untuk anak-anak dan melakukan inovasi, kreativitas bagi ibu-ibu dalam mengelola bahan pangan lokal ini karena bahan pangan lokal, mudah dapat di setiap rumah-rumah tangga yang ada di Rohil.
Pemberian makan bergizi ini, tidak hanya dalam bentuk beras saja, tetapi bisa dilakukan diganti dengan umbi-umbian seperti jagung dan sebagainya. Sehingga tingkat kecerdasan anak di generasi kita di masyarakat tentang ini, bisa kita berikan,”tutup Fauzi.
Semetara itu, Plt Kadis DKPP Rohil Aldi S.IP menjelaskan, pemenuhan pangan sangat penting sebagai komponen dasar untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan mengkonsumsi makan sehari-hari yang beraneka ragam.
Dalam rangka mendukung upaya tersebut, konsumsi pangan yang beragama, bergizi seimbang dan aman dengan memanfaatkan pangan lokal. Menjadi sangat penting untuk diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari,” kata Aldi.
Kemudian lanjut Aldi, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh keunggulan susunan zat gizi jenis makanan lain. Sehingga diperoleh masukan zat gizi yang seimbang.
Namun kenyataan sampai saat ini, pola konsumsi pangan anak usia 7 sampai 9 tahun masih belum memenuhi kaidah gizi seimbang.
Untuk itu upaya penganekaragaman pangan menjadi sangat penting dari sisi ketersediaan. Upaya tersebut dapat menyediakan pilihan pangan yang lebih beragam dengan pengembangan sumber daya lokal.
“Sehingga dapat mengembangkan kekayaan alam dengan bijak dan memperbaiki status gizi masyarakat dengan lebih baik,” pungkas Aldi.
Lomba cipta menu pangan lokal yang di pertandingan antar kecamatan se-kabupaten Rohil yang di ikuti terdiri dari 18 peserta PKK dari kecamatan. (Aharis).




