
SINABOI- Tepakonline.com, Seorang pria berinisial T (38) diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Sinaboi atas dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan/pekerjaan. Pelaku diduga menggelapkan uang dan barang milik pelapor yang dipercayakan untuk dibelikan di Pekanbaru. Kerugian yang dialami pelapor mencapai lebih dari Rp. 15 Juta Rupiah.
Kejadian bermula pada awal Oktober 2026, saat pelapor S meminta pelaku yang saat itu bekerja mengantar hasil kebunnya ke Pekanbaru sekalian membeli pasir dan batu senilai Rp 1.400.000. Namun saat kembali ke Sinaboi, pelaku beralasan uang belum dibayar.
Hal serupa terulang pada pertengahan Oktober, di mana pelapor kembali menitipkan dana untuk membeli pasir, batu, serta perabotan rumah tangga senilai total Rp 6.795.380.
Pada 20 Oktober 2026 saat pelaku kembali ke Sinaboi, pelapor mendapati pasir, batu, maupun perabotan yang dipesan tidak ada di dalam kendaraan. Pelaku awalnya beralasan perabotan dicuri di perjalanan.
Namun saat pelapor memeriksa ponsel pelaku, ditemukan bukti bahwa, barang-barang tersebut justru dijual oleh pelaku. Total kerugian yang dialami pelapor mencapai Rp 15.395.380, Rupiah.
Pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sinaboi. Berdasarkan laporan tersebut Kapolsek Sinaboi IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H., memerintahkan Unit Reskrim segera bergerak dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa 1 unit ponsel Vivo Y33s dan rekening koran atas nama S.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan pernyataan melalui Kapolsek Sinaboi IPTU Yohanes Untung Sormin, S.H., M.H. disampingi Kasi Humas Polres Rohil IPDA Anton SH mengatakan.
“Kasus ini bermula dari kepercayaan yang disalahgunakan. Pelapor menitipkan uang dan mempercayakan tugas kepada pelaku, namun ternyata dana dan barang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi. Perbuatan pelaku diduga melanggar Pasal 492 juncto Pasal 486 KUHP,” kata Kapolsek.
Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menitipkan uang maupun barang kepada pihak lain. Kepercayaan itu berharga, tapi tetap harus dijaga dengan kehati-hatian.
“Jika Anda mengalami hal serupa, jangan ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Pelaku dan barang bukti saat ini masih dalam pemeriksaan di Polsek Sinaboi untuk proses hukum lebih lanjut,” pesan Kapolsek. (Rls/Red)

Komentar