DAERAH
Home » Kalna Surya Siregar: Amang Boru Jhon Nababan Tak Boleh Sembarangan

Kalna Surya Siregar: Amang Boru Jhon Nababan Tak Boleh Sembarangan

Spread the love

Tepakonline.com, ROHIL- Terkait pemberian Ulos dan dukungan oleh Pak John Nababan kepada calon Bupati Rohil H. Bistamam beberapa waktu yang lalu. Ketua Tim Kuasa Hukum Pemenangan Paslon Asset Afrizal Sintong-Setiawan Dapil 4 Kalna Surya Siregar SH dan Sekretaris Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) pertanyakan dasar pemberian Ulos dan dukungan tersebut oleh Pak John Nababan.

Ketua Tim Hukum Paslon Asset Afrizal Sintong-Setiawan Nomor Urut Satu Kalna Surya Siregar SH saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatshapnya mengatakan, Sebaiknya Amang Boru John Nababan tidak mengucapkan kalimat “mewakili Suku Batak” berhubung Suku Batak sangat luas dan banyak di Kabupaten Rokan Hilir ini,” kata Kalna.

“Sesungguhnya statement seperti ini yang pantas menjadi polemik, bukan seperti statement Ketua PBB lalu yang dipolemikkan,” sebut Kalna Surya Siregar SH.

Berbicara dukung mendukung oleh Suku Batak kepada Paslon tertentu dalam Pilkada Kabupaten Rokan Hilir tahun 2024 ini, pastilah lebih tepat apabila Suku Batak mendukung Afrizal Sintong SIP MSi – Setiawan SH daripada mendukung H. Bistamam – Jhony Charles.

Sambut HUT ke 67 Bung Iwan Pansa Intruksikan PP Pekanbaru Gelar Aksi Sosial

“Alasannya mengapa dikatakan “lebih tepat’ mendukung Paslon Nomor 1, karena ternyata dari ke Empat orang Calon Bupati dan Wakil Bupati yang bersuku Melayu tersebut, terdapat 1 orang bernama Setiawan SH yang merupakan “pahompu” atau cucu dari Nenek Boru Nasution.

Sedangkan Marga Nasution adalah Suku Batak dan berhubungan dengan Opung Raja Batak yang lahir dalam perkiraan Tahun 1200 atau awal abad ke-13.

“Alasannya lainnya karena dalam rentang waktu kepemimpinan H. Suyatno – Drs. Jamiludin atau pada saat Afrizal Sintong menjadi Wakil Rakyat
di DPRD Rokan Hilir, ternyata Kabupaten Rokan Hilir telah menyambut secara formal atas kehadiran Suku Batak di Kabupaten Rokan Hilir ini.

Dengan terbangunnya salah satu gedung di Polres Rokan Hilir diberi nama “TUNGGAL PANALUAN” salah satu nama kesaktian Para Pendahulu Suku Batak di dunia ini.

“Siapa pun tidak berwenang mengatasnamakan Suku Batak dalam menentukan pilihan atau dukungan kepada Paslon tertentu, karena terdapat hak individu di dalamnya,” ucap Kalna.

Cegah Kejahatan Malam, Polsek Langgam Turun ke Titik Rawan Desa Segati

Seandainya pun harus menyatakan dukungan, sesungguhnya hanya Opung Guru Tatea Bulan dan Opung Raja Isumbaon yang berhak mengatas namakan Suku Batak. Jadi Amang Boru John Nababan tidak boleh sembarangan,” sebut Kalna.

Sekretaris Partai PKN Partai Kebangkitan Nusantara Kabupaten Rohil Leo Simanjuntak saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatshapnya mengatakan, atas dasar apa beliau mengaku mewakili suku Batak di Rohil? “ucap Leo.

“Apakah sudah mewakili Suku Batak Karo, Suku Batak Simalungun, Suku Batak Toba, Suku Batak Pakpak, dan Suku Batak Mandailing. Kemudian beliau mengaku sebagai pejuang dan pendiri Rohil? ” ungkap Leo.

Pemberian ulos tersebut diduga sangat tendesius, melukai hati suku BATAK, seakan akan beliau sudah pastikan seluruh orang Batak di Rohil memilih calon yang dia dukung, padahal belum tentu,” sambung Leo.

“Kalimat mewakili sangat luas, seakan akan beliau sudah sebagai Ketua Adat yang diangkat sebagai pemimpin di Rohil. Apakah beliau sebagai ketua adat di Rohil? Sebagai pemimpin orang Batak di Rohil, Tidak,” paparnya.

Polsek Bagan Sinembah Ajak Jemaat Perkuat Kebersamaan Saat Minggu Kasih

Beliau hanya sebagai Tim Sukses, harus beliau pahami tidak boleh menjual seluruh Suku Batak di Rohil, hanya untuk memuluskan rencana beliau sebagai tim sukses kepada satu calon yang beliau dukung,” tutur Leo.

“Dan dari organisasi masyarakat manakah beliau memberikan Ulos dan dukungan ke calon Bupati Rohil paslon Bijak, beliau bukan kepala Suku, dan bukan ketua Adat Batak, kalau beliau memberikan dukungan secara pribadi itu tak ada yang melarang,” sambung Leo Simanjuntak.

Awak media mencoba konfirmasi Pak John Nababan melalui telepon selulernya terkait dukungan ke di dalam video pemberian Ulos terhadap calon Bupati paslon Bijak H Bistamam mengatakan, Saya adalah seorang warga masyarakat Rokan Hilir Suku Batak Toba,” jelas Jhon Nababan.

“Saya selalu di undang sebagai tokoh masyarakat yang mengatas namakan Komunitas saya, Batak itu ada beberapa suku, khususnya dalam konteks Kabupaten Rohil, kita berbicara Rohil dan dalam konteks Bagan Batu, kita berbicara Bagan Batu,” ungkap Jhon Nababan.

Adapun Komunitas kita namanya Komunitas Sahabat Kasih Rokan Hilir, yang pada saat itu cikal bakalnya saat terjadinya Covid 19 beberapa tahun yang lalu. Itu tetap kita bina,” imbuhya.

“Bagaimana kita menyikapi politik saat ini, ketika orang tua kita datang ke rumah kita, tentu apa jawabanya? Kita tahu semua, hanya dengan adat kita seperti Ulos sebagai tanda untuk menyambut orang tua kita,” urai Jhon Nababan.

Pada saat Hari Ulang Tahun Kecamatan Bagan Sinembah beberapa Tahun yang lalu di Kantor Camat Bagan Sinembah juga seperti itu, Ketika Pak Bupati Afrizal Sintong datang ke Bagan Sinembah dan kita juga memberikan Ulos kepada beliau, sebagai tanda atau simbol bahwa beliau adalah orang tua kita,” sambung Jhon Nababan.

“Jadi, Ulos ini setiap Suku Batak itu berbeda, ada ciri khasnya. Untuk Komunitas kita saat ini belum kami buat legalitasnya. Cuman kalau ada kegiatan sosial, kami tetap aktif mengucapkan belasungkawa atau bantuan sosial, yang penting kegiatan itu positif,” tutur Jhon Nababan. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement