
ROHIL- Tepakonline.com, Suasana khidmat dan meriah mewarnai Halaman Kantor Camat Bangko di Bagansiapiapi pada upacara Pelantikan dan Pengukuhan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Bangko.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hilir, Hj. Tatik Sri Rahayu Bistamam. 14/9 Di kantor camat Bangko pelabuhan baru bagan siapiapi.
Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Wakil Ketua DPRD Kab. Rohil Imam Suroso, Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir beserta istri, para Staf Ahli Bupati, Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Baznas Rohil Ustaz Puji.
Camat Bangko Aspri Mulya, S.STP, M.Si, jajaran Forkopincam (Kapolsek, Danramil, Danposal), para Lurah/Datok Penghulu se-Kecamatan Bangko, pengurus BKMT, tokoh adat (LAM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta perwakilan tenaga pendidik dari SLB Negeri Bagansiapiapi dan MAN 1 Rohil.
Landasan Hukum dan Prosesi Pelantikan
Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris TP-PKK Kabupaten Rokan Hilir, Ibu Naoli Fitrianti, S.STP, M.Si. Berdasarkan: SK Ketua TP-PKK Kabupaten Rokan Hilir Nomor: SK.08/TP-PKK-ROHIL/IX/2026 tertanggal 2 September 2026. SK Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hilir Nomor: KPTS.08/Bunda PAUD ROHIL/IX/2026 tertanggal 2 September 2026.
Secara resmi mengesahkan Sariyati Asri, S.Sos sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Bangko sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Bangko. Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan berita acara pengukuhan dan penyematan pin Tim Penggerak Posyandu Kecamatan Bangko, Amanah & Ikrar Komitmen.
Dalam Naskah Pengukuhan yang dibacakan oleh Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hilir, Hj. Tatik Sri Rahayu Bistamam menekankan bahwa Bunda PAUD Kecamatan memegang peranan sentral sebagai penggerak utama layanan PAUD berkualitas, inklusif, dan ramah anak di wilayah kerjanya. Saat mengucapkan Ikrar Bunda PAUD, Sariyati Asri, S.Sos mengutarakan komitmennya:
“Kami siap dan bersedia membangun, membina, dan memajukan layanan PAUD berkualitas demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia. Kami bertekad secara sungguh-sungguh menjadikan Kabupaten Rokan Hilir sebagai rumah yang ramah dan aman bagi pendidikan anak usia dini.”
Camat Bangko, Aspri Mulya, S.STP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati H. Bistamam dan Ibu Hj. Tatik Sri Rahayu Bistamam yang berkenan hadir memberikan dukungan langsung.
Sesuai tradisi dan kearifan lokal Melayu Rokan Hilir, sambutan Camat Bangko disemarakkan dengan bait-bait pantun kehormatan: Burung merpati terbang melayang, Hinggap sebentar di dahan jati.
Selamat datang tamu undangan,
Mari sukseskan pelantikan hari ini.
Bunga melati harum mewangi,
Mekar indah di pagi hari.
Terima kasih Bapak Haji Bistamam telah berkenan hadir di sini,
Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan dan keberkahan dalam memimpin Rokan Hilir.
Menanam bunga di tepi kali,
Tumbuh subur penuh warna.
PKK kuat membangun negeri,
PAUD maju mencetak generasi yang cerdas dan mulia.
Dengan selesainya rangkaian pelantikan ini, kepengurusan TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Bangko siap berkolaborasi erat dengan seluruh elemen pemerintah daerah, puskesmas, dan kader posyandu di tingkat kelurahan/kepenghuluan demi meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Bangko.
Sementara itu, Bupati Rohil H. Bistamam menegaskan pelantikan TP-PKK dan pengukuhan Bunda PAUD tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, kepengurusan yang baru harus mampu menerjemahkan program pemerintah menjadi kegiatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Program-program TP-PKK harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menyentuh persoalan yang dihadapi keluarga sehari-hari,” pesan Bupati.
Bistamam juga menyoroti penanganan stunting dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Ia meminta pemerintah, TP-PKK, tenaga kesehatan, kader Posyandu, orang tua dan masyarakat memperkuat sinergi untuk menangani persoalan tersebut. (AH)

Komentar