
BAGAN BATU- Tepakonline.com, Kabar baik buat para agen BRILink BRI dan pelaku UMKM. Saat ini telah dibuka kerja sama antara BRILink BRI dengan fitur Dana Talangan dari Bank Raya. Terbukti jadi “nafas baru” buat ekonomi kelas bawah. Transaksi lancar, modal muter, dan pendapatan agen makin naik.
Berdasarkan data BRI, agen BRI Link yang aktif pakai Dana Talangan omsetnya rata- rata naik 25-30 Persen dalam 3 bulan. Hal ini menunjukkan tren positif bagi para agen. Semua sangat mudah didapatkan dan menguntungkan.
Adapun manfaat dan keuntungan kerjasama fitur Dana Talangan dari Bank Raya.
- Transaksi BRILink makin lancar, nggak ada kata “saldo kosong” lagi.
Dulu agen sering pusing kalau saldo EDC/BRILink mepet pas lagi rame. Sekarang ada Dana Talangan Bank Raya, agen bisa pinjam dana cepat langsung dari aplikasi BRILink Mobile. Cukup 3 menit, dana cair otomatis buat top up saldo. Hasilnya? Transaksi setor-tarik, bayar listrik, PPOB jadi nggak pernah antri karena nunggu top up. Nasabah senang, agen cuan jalan terus. - UMKM naik kelas bareng agen.
Banyak agen BRILink yang sekalian buka warung sembako. Dengan Dana Talangan, mereka bisa isi stok barang tanpa nunggu hasil jualan cair dulu. Omset warung naik, transaksi BRILink juga naik. Jadi agen BRILink + punya usaha = cuan ganda. - Proses gampang, bunga ringan, buat bantu bukan bikin pusing.
Bank Raya rancang Dana Talangan khusus buat agen BRILink. Nggak ribet jaminan, nggak pakai survey ribet. Limit disesuaikan sama riwayat transaksi BRILink. Bunganya ringan & transparan, jadi agen pakai buat muter usaha, bukan buat gali lubang tutup lubang. Tujuannya satu, biar roda ekonomi desa/kelurahan tetap muter kencang.
Pimpinan BRI BO Bagan Batu Asdhy Hadamean Siregar, dengan hadirnya Dana Talangan dari Bank Raya ini menunjukkan trend positif bagi para agen BRI Link. Sesuai data BRI diatas tentu ini sangat menguntungkan sekali bagi para agen.
“Ini Peluang besar bagi para agen, Mudah didapat dan sangat menguntungkan.Ayo manfaatkan Dana Talangan Sebagai solusi nambah Cuan,” ajaknya (Rls/Red).

Komentar