DAERAH
Home » Blog » Ternyata Supir Yang Menabrak Pipa PT PHR Adalah Karyawan PT NK

Ternyata Supir Yang Menabrak Pipa PT PHR Adalah Karyawan PT NK

Spread the love

TANAH  PUTIH- Tepakonline.com, PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) menginformasikan bahwa, pada hari Senin (6/7/2026) sekitar Pukul 15.30 Wib di area jalan utama Gulamo 05, Kepenghuluan Sintong Induk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton milik mitra kerja PT Nindya Karya (NK).

Bukan PT. Andalas Karya Mulia (AKM), seperti yang diberitakan), mengalami kecelakaan tunggal dan mengenai aset pipa baru milik perusahaan yang dalam tahap konstruksi.

“Pengemudi kendaraan telah mendapatkan penanganan medis di Fasilitas Kesehatan dan setelah dilakukan observasi oleh petugas medis, diizinkan untuk pulang,” kata Fikri Fardhian selaku Manager Corporate Communication PT. Pertamina Hulu Rokan ( PHR ) melalui Panji Ahmad Syuhada, melalui pres rilisnya, Selasa (7/7/2026) malam.

Dijelaskannya, tidak ada dampak signifikan pada aset pipa milik perusahaan ataupun gangguan di lingkungan sekitar.

Perketat Kamtibmas Polsek Bangko Aktifkan Pos Siskamling

“PHR menghimbau semua pihak untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara agar tidak terjadi kecelakaan yang serupa di masa yang akan datang,” harapnya.

Pada berita sebelumnya, diduga mengalami Microsleep ( mengantuk ) saat mengemudi kendaraan jenis Mitsubishi Triton Double Cabin BM 8038 DR, seorang mekanik PT. Andalas Karya Mulia ( AKM ) bernama Freddy Kusuma ( PNK 726772216 ) menabrak pipa minyak milik PT. Pertamina Hulu Rokan ( PHR ).

Informasi dirangkum dilapangan, kejadian itu terjadi pada Senin (6/7/2026) sekira pukul 16.05 di daerah Lokasi Main Road Gulamo 05, Kepenghuluan Sintong Induk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Provinsi Riau.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan, dan terjadi kerusakan pada aset PT. PHR berupa lecet pada pipa production line 4 dan pipa support roboh/tumbang.

Kemudian pengemudi mengalami luka lecet pada kepala dan mendapat 5 jahitan, kemudian dirujuk ke Medical Duri untuk penanganan lebih lanjut.

Polsek Bangko Pusako Jaga Lingkungan Dengan Tanam Pohon

Dari analisa penyebab (Root Cause) atau Penyebab Langsung (Immediate Cause) yaitu pengemudi mengalami microsleep saat mengemudi, sehingga kehilangan konsentrasi dan kendali kendaraan.

Selanjutnya faktor penyebab ( Contributing Factors ) yaitu kemungkinan kelelahan fisik akibat kurang istirahat, tidak mengenali tanda-tanda awal mengantuk (sering menguap, mata berat, sulit fokus), perjalanan dilakukan pada kondisi tubuh yang tidak optimal dan tidak melakukan istirahat sebelum kondisi mengantuk menjadi kritis.

Kesimpulan dari kejadian ini
menunjukkan bahwa Micro Sleep merupakan faktor risiko kritis dalam pengoperasian kendaraan. Untuk itu sebaiknya memastikan pengemudi dalam kondisi fit to work dengan menerapkan manajemen kelelahan ( Fatigue Management)

Serta memiliki keberanian untuk berhenti dan beristirahat ketika mengantuk. Dengan demikian kecelakaan serupa dapat dicegah dan keselamatan pekerja maupun aset perusahaan dapat lebih terjamin. (Rls/Red).

Mekanik PT. AKM Tabrak Pipa PT PHR, Diduga Akibat Ngantuk

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement