POLRI
Home » Blog » Kapolsek Kubu Bawakan Pesona Seni Silat Melayu Dalam HUT Bhayangkara ke 79

Kapolsek Kubu Bawakan Pesona Seni Silat Melayu Dalam HUT Bhayangkara ke 79

Spread the love

Tepakonline.com, KUBU- Sekira Pukul 20.00 Wib, telah dilaksanakan Pesona Seni Silat Budaya Melayu Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam ( Kuba ). Jum’at 04/07/2025, Pukul 20.00 Wib. Hal itu dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun ( HUT ) Bhayangkara ke- 79, Tahun 2025 oleh Polsek Kubu Polres Rokan Hilir ( Rohil ).

Giat tersebut mengusung Tema “Melindungi Tuah Menjaga Marwah, Membangkitkan Batang Teondam ( Terendam )”. Giat tersebut dilakukan di halaman Mako Polsek Kubu yang terletak di Jalan Padat Karya, KepenghuluanbSungai Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil.


Acara itu dihadiri oleh Camat Kubu Dr. H. Syafrizal S.Ag M.si, Camat Kubu Babussalam Hasan Usman S.Pd., M.M, Kapolsek Kubu IPTU Kodam F. Sidabutar, S.H., M.H, Danramil 04 Kubu KAPTEN INF M. Manurung, Korwil Kubu Saparina S.Pd.


Korwil Kubu Babussalam Muktar S.Pd., Kapuskesmas Kubu Dr. Haizul Rahma, para penghulu se Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba, tokoh Adat Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba,

Satnarkoba Polres Rohil Bekuk 2 Pemilik 4,62 Gram Sabu

Tokoh Agama se Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba, Tokoh Masyarakat se Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba, tokoh Pemuda se Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba, seluruh peserta silat, seluruh tamu undangan, dan masyarakat sekitar 200 an orang memenuhi halaman Mako sampai diluar pagar Polsek Kubu yang antusias menyaksikan acara.

Kapolsek Kubu IPTU Kodam F. Sidabutar menerangkan, pelaksanaan Giat Pesona Seni Silat Budaya Melayu Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba di ikuti oleh 16 ( enam belas ) pasang silat dari masyarakat di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kuba.

Kapolsek mengatakan, bahwa pihaknya sengaja mengangkat tema yaitu melindungi tuah, menjaga marwah.

“Sebagaimana filosofi Bapak Kapolda Riau. Maksudnya kita diajak untuk melindungi kekayaan alam di daerah kita, melindungi lingkungan tempat tinggal kita, bersahabat dengan alam, jangan membakar hutan dan lahan, jangan buang sampah ke sungai, jangan menangkap ikan dengan cara meracun atau menyentrum dan sebagainya,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa menjaga marwah artinya harus menjaga harkat, derajat dan martabat sebagai ciptaan Tuhan yang mempunyai nilai kodrat yang tinggi.

Perdana Didukung BPK Kepri, Rahmat Pantun Gelar Workshop Pelestarian Pantun Tradisional

“Dengan cara dalam kehidupan sehari-hari menjunjung tinggi nilai luhur adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari. Terutama adat istiadat Melayu sebagai tempat bumi kita berpijak saat ini,” ujarnya. 

Kapolsek mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lestarikan budaya Melayu. “Jangan kita biarkan budaya itu terkikis oleh zaman ataupun pengaruh oleh budaya lain, tapi haruslah kita lestarikan, jaga dan rawat sampai anak cucu generasi penerus,” sebutnya.

Kapolsek menambahkan, bahwa panitia Polsek Kubu akan memberikan hadiah sampin, tanjak dan kain serta upah jahit kepada pasangan silat yang terbaik dari yang baik sesuai penilaian juri. 

“Serta bagi pasangan yang tidak terpilih dalam juara 1, 2 dan 3 tetap diberikan cendramata berupa kaos pesona seni silat Polsek Kubu dan sertifikat penghargaan, karena sudah mau ikut partisipasi memeriahkan hari Bhayangkara ke 79 di Polsek Kubu,” tutupnya.

Sumber: suarariaupost.com.

Lahan Jagung Ketapang Gencar di Pantau Polsek Bangko Pusako

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement