Nasional
Home » Blog » Kisah Hercules Dapat Hidayah dan Rajin Ibadah

Kisah Hercules Dapat Hidayah dan Rajin Ibadah

Spread the love

Tepakonline.com, JAKARTA- Sejak tahun 1990 lalu, Rosario de Marshall alias Hercules telah memeluk Islam atau menjadi seorang mualaf. Hercules yang kini menjadi Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengaku semakin rajin beribadah.

“Alhamdulillah, saya sekarang ini makin rajin beribadah. Saat ini juga aktif berbagi dan banyak mengurus kegiatan sosial terutama di pesantren,” kata Hercules di Pondok Pesantren (Pontren) As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (6/4/2025).

Hercules menghadiri halal bihalal bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Ponpes As’adiyah Sengkang. Ia pun memberikan sumbangan uang senilai Rp. 50 Juta kepada pengelola ponpes tersebut.

“Saya baru saja pulang umrah. Tapi, begitu mendapat undangan dari Wajo, saya langsung ke sini (Pontren As’adiyah). Meski banyak undangan lain, tapi saya memilih ke Wajo,” ujarnya.

Camat Balai Jaya Lantik Eka Iskandar Penghulu Balai Jaya

Kedatangannya ke ponpes tersebut bersama istri dan sahabat-sahabatnya antara lain Ustad Salahuddin Ayub, dr. Wachyudi Muchsin beserta pengurus organisasi GRIB wilayah Sulsel.

Kepada para santri, Hercules menceritakan secara singkat jalan hidup dari dunia jalanan yang sangat keras, hingga diberikan hidayah menuju kehidupannya lebih religius dari kehidupan lamanya. Ia pun memutuskan menjadi mualaf pada tahun 1990.

Meski belum sepenuhnya mendalami ajaran Islam, namun dalam perjalanan kehidupannya berubah setelah menjadi seorang Muslim. Apalagi setelah dikaruniai doa anak.

Sementara itu rekan Hercules, dr. Wachyudi Muchsin berharap, generasi muda menjadikan sosok Hercules sebagai inspirasi bahwa semua orang bisa berubah dan menjadi lebih baik.

Menurutnya, masa lalu bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang bermanfaat.

Forkopimda Rohil Tinjau Lahan Sengketa PT Torganda, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas

Selain itu, kata Wachyudin, Hercules rutin melaksanakan pengajian serta memberi santunan kepada anak yatim setiap Jumat di kediamannya di Jakarta.

“Bahkan kini aktif sebagai pembina di beberapa pesantren yang berada di Provinsi Banten maupun berbagai daerah di Pulau Jawa,” ujarnya. (Red).

Sumber: satuju.com.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement