SPAM Durolis TPTM Diduga Kurang Berfungsi Oplus_131072

SPAM Durolis TPTM Diduga Kurang Berfungsi

Spread the love

Tepakonline.com, TANAH PUTIH TANJUNG MEALAWAN- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Durolis (Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis) atau UPT Pengelolaan Air Minum Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, di daerah Kepenghuluan Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, manfaatnya sampai saat ini masih menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat.

Informasi dirangkum, Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Durolis (Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Kamis (5/1/2023) silam.

Proyek strategis bernilai Rp. 396,6 Miliar  ini bertujuan melayani kebutuhan air bersih bagi 32.000 rumah tangga di tiga wilayah tersebut. Memiliki kapasitas total 1.500 liter per detik, dengan tahap pertama menghasilkan 400 liter per detik.

Tujuannya yaitu, meningkatkan akses air minum berkualitas, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mengatasi masalah air di tiga wilayah kabupaten / kota tersebut.

Pantauan awak media pada Rabu (8/4/2026) siang menjelang sore, yang ingin memastikan jalan atau tidak nya SPAM Durolis tersebut, namun terbentur karena tidak adanya tenaga teknis atau penanggung jawab di lokasi tersebut, yang ada hanya Satpam yang bernama Arno Putra.

“Saya WA Kepala bidang kami, bahwa ia sekarang lagi berada di Pekanbaru. Jadi, mohon maaf bapak tidak bisa meliput kedalam, karena harus ada pendampingan dari tenaga teknis dari PUPR,” kata Arno.

Ketika diminta nomor HP atau WA nya Kabid Kepala Bidang yang di maksud, Satpam tersebut menolak. “Sesuai arahan pak, mohon maaf kami tidak dibenarkan memberi nomor kontak nya ke orang lain,” ujarnya.

Sementara itu Camat TPTM Tanah Putih Tanjung Melawan Muhammad Zuhri SAg.MM ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa baru-baru ada dilakukan uji coba di Dusun Parit Alai, Kepenghuluan Besar. “Baru uji coba, untuk berjalan maksimal di daerah sampai saat ini belum,” terangnya.

Menurut camat, bahwa belum berjalannya di daerah Rohil ini, karena belum adanya Perda untuk pengutipan pembayaran untuk masyarakat mendapat air dari SPAM Durolis tersebut. “Namun untuk lebih detilnya, lebih baiknya tanya sama pihak Durolis lah,” tutup Zuhri. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *